Allwyn Pertimbangkan Bursa Saham Internasional untuk Pencatatan Sekunder
Allwyn, salah satu pemain besar dalam industri lotere, sedang menganalisis peluang untuk memasukkan sahamnya secara sekunder di bursa saham internasional. Setelah merger dengan OPAP, operator lotere asal Yunani, perhatian perusahaan kini tertuju pada perluasan capaian dan nilai tambah bagi para pemegang sahamnya.
Potensi Lokasi Pencatatan Sekunder
Kenneth Morton, CFO Allwyn, mengungkapkan bahwa dua opsi bursa yang dipertimbangkan adalah London dan New York. Dengan aktivitas bisnis yang substansial di Eropa dan AS, keduanya dianggap sebagai lokasi strategis. Tujuan utama langkah ini adalah meningkatkan likuiditas saham dan meraih ketertarikan lebih banyak dari investor serta analis keuangan, termasuk melalui analisis opsi bursa global.
Manfaat yang Diharapkan
Morton menjelaskan bahwa tujuan utamanya adalah memaksimalkan nilai bagi pemegang saham. Dengan penambahan likuiditas dan akses ke lebih banyak investor, Allwyn berharap dapat memperkuat posisinya di pasar internasional. Pencatatan sekunder ini menjadi prioritas setelah akuisisi OPAP untuk mendorong performa lebih baik.
Kinerja Keuangan dan Dampaknya
Di kuartal pertama tahun ini, Allwyn melaporkan pertumbuhan pendapatan sebesar 8%, mencapai angka €2,39 miliar. Pendapatan bersihnya juga naik 21% dibanding tahun lalu, menjadi €1,2 miliar. Saat ini, saham Allwyn di Bursa Athena diperdagangkan pada harga €13,86, dan perusahaan tidak berencana menerbitkan saham baru atau mengubah jumlah saham yang ada.
Pengaruh Pajak dan Regulasi
Morton juga membahas pengaruh peningkatan pajak di Austria terhadap pendapatan. Namun, sektor lotere dianggap lebih tahan terhadap perubahan pajak besar yang mempengaruhi industri perjudian lainnya. Selain itu, regulasi yang lebih ketat untuk memerangi perjudian ilegal dipandang sebagai manfaat bagi Allwyn, memperkuat posisinya sebagai operator resmi.
Pertimbangan Pasar
Sementara keputusan akhir belum dibuat, informasi terbaru mengenai penghentian pencatatan sekunder di London oleh perusahaan lain dapat memengaruhi keputusan Allwyn. Kompleksitas peraturan dan volume perdagangan yang lebih rendah menjadi faktor penting yang harus dipertimbangkan. Pada saat yang sama, likuiditas yang lebih tinggi di pasar AS juga menjadi perhatian utama. Dengan mempertimbangkan semua aspek ini, Allwyn terus mengawasi situasi agar keputusan berikutnya memberikan keuntungan maksimal untuk perusahaan dan para pemegang sahamnya.
Mungkin Anda juga suka
Tahap Baru Penilaian Risiko Finansial oleh Komisi Perjudian UK
Pengadilan Swedia Tegaskan Sanksi pada Tiga Operator Judi Karena AML
Peluncuran Kebijakan Iklan Baru Taruhan di Brasil: 925.000 Mendaftarkan Diri untuk Self-Exclusion