Umum

Kesepakatan £243 Juta: Bally's Intralot Akuisisi Evoke

Kesepakatan £243 Juta: Bally's Intralot Akuisisi Evoke

Perubahan besar tengah terjadi di industri permainan global saat operator terkenal, Bally's Intralot, menegaskan niatnya untuk mengakuisisi Evoke dengan nilai mencapai £243 juta. Langkah ini diambil setelah Evoke, yang memegang merek-merek besar seperti William Hill dan 888, meninjau strategi penjualannya sejak Desember tahun lalu. Kesepakatan ini melibatkan akuisisi seluruh saham biasa Evoke dengan pertukaran saham baru dari Bally's Intralot.

Sebagai bagian dari perjanjian ini, pemegang saham Evoke akan mendapatkan 0,537 lembar saham baru Bally's Intralot untuk setiap saham Evoke yang mereka miliki. Selain itu, terdapat opsi alternatif berupa uang tunai. Nilai penawaran ini menempatkan harga saham Evoke di angka 52p per lembar. Para direktur Evoke sepakat untuk merekomendasikan pemegang sahamnya agar menyetujui kesepakatan ini. Jika semua syarat terpenuhi, akuisisi ini diproyeksikan selesai pada akhir 2026 atau awal 2027, membentuk pemain global terkemuka dengan operasi di enam pasar inti.

Detail Kesepakatan

Penawaran ini berarti peningkatan nilai sebesar 77% dibandingkan harga rata-rata tiga bulan dari saham Evoke sebelum adanya tawaran dari Bally's Intralot. Jika dibandingkan dengan harga saham pada Desember 2025 yang bernilai 21.9p, peningkatannya mencapai 138%. Nantinya, setelah akuisisi efektif, pemegang saham Evoke akan memiliki sekitar 11.5% dari grup baru, apabila semua memilih opsi saham daripada uang tunai.

Ketua Bally's, Soo Kim, menyatakan keyakinannya bahwa transaksi ini akan membawa manfaat besar bagi kedua belah pihak. Grup gabungan nantinya beroperasi di enam pasar utama, dengan target pasar sebesar €36 miliar. Khusus di Inggris, grup ini akan menjadi pemain kedua terbesar di sektor iGaming dan keempat di segmen taruhan olahraga online.

Alasan Bally's Mengincar Evoke

Pengumuman akuisisi Evoke oleh Bally's Intralot memicu pertanyaan mengenai alasan di balik langkah ini. Pada akhir tahun keuangan 2025, Evoke memiliki utang bersih lebih dari £1.86 miliar. Sementara itu, Bally's Intralot menutup tahun yang sama dengan utang bersih yang disesuaikan sebesar €1.49 miliar. Ben Robinson dari firma penasihat Corfai menilai bahwa kombinasi utang bersih yang lebih dari £3 miliar ini mungkin diremehkan oleh pasar.

CEO Bally's Intralot, Robeson Reeves, menyatakan bahwa tidak ada rencana untuk menjual aset saat ini, kecuali ada tawaran yang sangat tinggi yang tak bisa ditolak. "Jika ada yang menawar satu miliar untuk bisnis Denmark, saya akan menjual," ujar Reeves, menggambarkan kemungkinan tersebut.

Ekspansi Masa Depan

Menurut Reeves, akuisisi Evoke akan mempercepat pencapaian tujuan global Bally's Intralot hingga tujuh tahun lebih cepat. "Kami akan menjadi nomor dua di Inggris dan besar di pasar lainnya, tetapi ada banyak kawasan lain yang bisa kita masuki," jelasnya. Fokus utama adalah pendapatan yang terdiversifikasi, dengan perhatian pada pasar mana yang akan menjadi fokus investasi.

Bagikan artikel ini