Strategi Jangka Panjang Tengco untuk Mengokohkan Pagcor
Pada suatu pagi yang tenang, Alejandro Tengco bangun dengan tekad baru. Sebagai Pagcor chairman, ia melihat kesempatan besar dalam mentransformasi industri judi di Filipina. Berpengalaman dalam bidang konstruksi, kini ia menghadapi tantangan memimpin salah satu pasar kasino terbesar dunia. Walau pandemi sempat mengguncang, Pagcor membukukan pendapatan bruto 396 miliar peso tahun lalu, naik dari 214 miliar peso sebelumnya.
Dalam wawancara eksklusif, Tengco mengungkapkan rencananya yang berfokus pada tiga pilar utama hingga 30 Juni 2028, bersamaan akhir masa jabatan Presiden Ferdinand Marcos Jr. Dalam 25 bulan ke depan, Tengco ingin memisahkan operasi permainan Pagcor dari pengawasannya, mendorong disahkannya undang-undang perjudian online yang menyeluruh, dan memindahkan kantor pusat pemerintah ke lokasi baru yang sedang dibangun.
Memasuki awal 2026, pendapatan bruto perjudian turun 16% menjadi 87,6 miliar peso. Tengco menyatakan penurunan ini terutama dari permainan daring, yang anjlok 23% ke 36,3 miliar peso. “Pasar utama untuk perjudian online adalah kelompok profesi kelas menengah bawah,” tambahnya, merujuk pada pekerja seperti sopir angkutan umum dan kurir yang terdampak kenaikan harga bahan bakar.
Penutupan POGO
Penutupan Operasi Gaming Luar Negeri Filipina (POGO) pada akhir 2024 memberikan pukulan besar terhadap penghasilan kasino fisik. Tengco menjelaskan POGO harus dihentikan karena masalah kriminalitas di Filipina dan ketegangan diplomatik dengan China. Sebelum larangan diumumkan pada Juli 2024 oleh Presiden Marcos, sekitar 350.000 pekerja POGO sering mengunjungi kasino.
Kendati pendapatan perjudian bruto tinggi, penghasilan Pagcor pada 2025 menurun karena kehilangan biaya lisensi POGO dan penurunan pendapatan dari kasino darat, khususnya di Casino Filipino. Tengco menekankan bahwa pemisahan fungsi operator dan regulator—tujuan jangka panjang Pagcor—dapat mengatasi penurunan ini.
Privatisasi untuk Keberlanjutan
Penutupan beberapa cabang Casino Filipino tak terhindarkan akibat ekonomi yang menantang. Mayoritas dari 38 operasi di tempat sewaan terus merugi. Privatisasi akan membebaskan Casino Filipino dari kewajiban bagi hasil besar kepada lembaga publik. “Kita akan memberi paket pensiun layak bagi karyawan yang dipensiunkan,” jelas Tengco. Ia juga menekankan pentingnya keterlibatan serikat pekerja PAGCEA, menunjukkan komitmen terhadap kesejahteraan karyawan. “Setelah pemisahan fungsi, Pagcor akan lebih efisien.”
Tantangan Perjudian Online
Beberapa pemilik usaha perjudian daring di Filipina mengeluhkan kebijakan baru Pagcor yang dianggap membatasi pendapatan, walau tarif pajak igaming telah dikurangi. Langkah Pagcor untuk memperketat pengawasan dan mempersiapkan undang-undang perjudian online diharapkan bisa mengatasi kekhawatiran legislatif terkait dampak sosial judi online. Pagcor tengah melakukan transformasi dengan visi strategis yang serupa dengan langkah industri lainnya.